Motivasi merupakan konsepsi dinamis sebagai rekasi terhadap berbagai pengalaman hidup. Ada banyak alas an mengapa motivasi seseorang senantiasa berubah, di antaranya :
- Banyak kebutuhan yang tidak pernah terpuaskan sepenuhnya.
- Munculnya kebutuhan baru setelah kebutuhan lama terpuaskan.
- Ditetapkannya sasaran baru setelah sasaran lama tercapai
Khusus mengenai “sasaran”, seseorang yang gagal mencapai sasaran yang ditetapkan banyak melakukan berbagai “aksi “ yang menunjukkan pertahanan diri sebagai bentuk pembelaan terhadap kegagalannya mencapai sasaran. Atau melindungi diri/ego dari kekecewaan. Semua bentuk pembelaan diri ini dikenal dengan istilah mekanisme pertahanan.
Mekanisme pertahanan ini sendiri mencakup beberapa hal yakni.
- Agresi. Banyak yang mengalami kegagalan melakukan tindakan agresif untuk melindungi harga diri mereka.
- Rasionalisasi. Jika bisa berpikir positif, ketika gagal, seseorang bereaksi lebih positif dengan mencoba tetap rasional, Mencoba intropeksi mempelajari kegagalan dan bahkan mencoba menetapkan sasaran baru yang lebih dianggap rasional.
- Regresi, terkadang banyak orang gagal mencapai sasaran bersikap ke kanak-kanakan, semisal dengan tidak berlaku sportif ketika memperebutkan sesuatu yang mendukung pencapaian sasarannnya.
- Penarikan diri, tidak sedikit orang yang menarik diri dari kondisi tersebut,
- Proyeksi, banyak orang gagal melimpahkan kegagalannya kepada orang lain.
- Autisme, pemikirannya didominasi sepenuhnya oleh kebutuhan dan emosi dengan sedikit usaha yang dilakukan.
- Identifikasi.Sering menyamakan diri dsecara bawah sadar dengan orang lain yang dianggap berada dalam kondisi yang dianggap ada kaitanya
Paling tidak ada empat hal yang dapat memicu suatu motif.
- Psikologis, seseorang disadarkan akan kebutuhan jasmani tertentu saat berada dalam kondisi psikologis tertentu.
- Emosional. Tidak jarang, lamunan/khayalan memicu mewujudkan keinginan lama yang terpendam.
- Kesadaran. Banyak orang melakukan sesuatu/membeli sesuatu setelah ia disadarkan betapa pentingnya kebutuhan akan “sesuatu” itu.
- Lingkungan. Serangkaian kebutuhan orang pada saat tertentu sering dimotivasi oleh berbagai isyarat khusus di lingkungannya.



