Dilihat dari sifat kepemilikan, keperibadian prilaku konsumen, tergolong menjadi tiga prilaku, materialisme konsumen, prilaku konsumen yang mendalam dan prilaku konsumsi yang kompulsif.
|
Materialisme Konsumen |
Prilaku Konsumen Mendalam |
Prilaku Konsumsi yang kompulsif |
|
Masih dalam batas normal prilaku |
Masih dalam batas normal prilaku |
Prilaku abnormal dan contoh sisi gelap konsumen |
|
Kepribadian bagi mereka yang menganggap kepelikian barang penting bagi identitas dan kehidupan mereka |
Keterikatan dan minat mendalam dalam mengkonsumsi atau memiliki suatu barang tertentu |
Kecanduan seseorang terhadap suatu produk yang kebanyakan tidak ada manfaatnya, bahkan merugikan. |
|
Menghargai barang yang dapat diperoleh dan dipamerkan |
Tidak merahasiakan barang-barang yang mereka miliki sebaliknya gemar memamerkan terutama kepada orang dengan minat yang sama terhadap barang itu. |
Tidak dapat mengendalikan diri dan berpikir rasional untuk mendapatkan produk/jasa yang diinginkan |
|
Egosentris dan egois |
Bersedia bepergian jauh untuk mendapatkan barang yang mereka sukai |
Dapat merusak diri sendiri dan orang sekitarnya. |
|
Mencari gaya hidup dengan banyak barang. |
Dedikasi mengrobankan waktu dan uang untuk barang/produk yang digemari tersebut |
Untuk mengendalikan atau menghilangkan masalh kompulsif biasanya diperlukan sejumlah terapi klinis |
|
Kebanyakan milik mereka tidak memberikan kebahagiaan yang lebih besar |
Menggambarkan para kolektor tertentu. |
Pecandu obat, pecandu judi, dan berbagai penyimpangan makanan dan minuman. |



