Dalam beberapa decade terakhir, para peneliti konsumen semakin tertarik mempelajari cara factor-faktor kepribadian kognitif mempengaruhi berbagai aspek prilaku konsumen. Menurut para peneliti, paling tidak ada dua sifat kepribadian yang secara nyata mempengaruhi prilaku konsumen, yakni kebutuhan akan kognisi dan orang yang suka visual (viualizers) versus orang yang suka verbal (verbalizers).
|
NO |
Kebutuhan akan kognisi |
Orang yang suka visual (viualizers) versus orang yang suka verbal (verbalizers). |
|
1 |
Mengukur kesenangan orang untuk berpikir |
Konsumen ada yang senang iklan yang menggunakan gambar, ada juga yang lebih senang iklan dengan penyajian kata-kata |
|
2 |
Semakin tinggi tingkat kebutuhan akan kognisi, semakin tinggi responnya terhadap iklan yang banyak memuat informasi atau deskripsi yang behrubungan dengan produk. Sementara semakin rendah tingkat konsumennya, cenderung lebih tertarik pada latar belakang atau aspek di sekitar iklan, seperti model menarik atau selebriti yang terkenal |
Visualizers, akan lebih respon dengan iklan yang secara langsung menampilkan gambar-gambar nyata dari produk yang diiklankan.
Verbalizers, akan lebih respon terhadap iklan yang secara gambvlang menjelaskan produk yang diiklankan melalui penjelasan kata-kata, walau tanpa gambar sekalipun |



